December 18, 2014

Bisnis Kuliner Yang Menggiurkan

       Berbisnis kuliner memang selalu menggiurkan. Melihat deretan orang mengantri membeli produk makanan kita, kita mendengar kepuasan dan pujian dari orang-orang atas citarasa terhadap makanan kita. Mendapatkan pelanggan dan testimoni sukarela dari mereka yang mencintai produk kita. Semua kondisi menyenangkan itu berbanding lurus dengan keuntungan yang kita dapat. Dalam bisnis kuliner, harga makanan tidak ada standar khusus, sebab kwalitas lah yang menentukannya. Kwalitas dalam menyajikan makanan atau minuman baik dari segi citaras, bahan yang digunakan, serta tampilan dapat menentukan harga yang disematkan. Sisi ini bisa mendatangkan keuntungan yang sangat potensial untuk meraup laba besar.

     Makanan sebenarnya juga merupakan bisnis yang tidak ada matinya. Selama seluruh manusia masih membutuhkan makan, peluang ini akan terus ada dan menggairahkan untuk dicoba. Namun, untuk bersaing di pasar kuliner membutuhkan kejelian yang luar biasa. Kreatifitas dalam meracik bisnis kuliner sangat dituntut. Rasa ayam boleh sama, sedap pedas sambal boleh serupa, tetapi ciri khas unik, signature bisa menentukan dan memikat lidah penikmat kuliner.

Lantas bagaimana caranya kita menyajikan keunikan di dalam produk makanan yang kita tawarkan? Langkah awalnya untuk mencapai keunikan tersebut harus sering meransang kreativitas kita, sehingga ide-ide baru bisa muncul dan bisa langsung diterapkan ke masakan kita. Untuk mendapatkan ide kreatif dalam bisnis kuliner, ada beberapa cara yang bisa di lakukan, yaitu:

  1. EKSPLORASI DUNIA LUAR
     Ide itu tidak didapat didalam rumah, didalam kamar. Ide itu bisa terstimulasi dengan baik bila bersentuhan dengan dunia luar, bersentuhan dengan ide-ide lain yang sudah muncul sebelumnya. Bahkan, sebuah ide kreatif dapat muncul dari hasil persilangan sebuah ide kreatif dengan ide kreatif lainnya. Apalagi untuk urusan makanan, makanan yang tersedia dipasar kuliner saat ini sudah sangat bervariasi. Setiap makanan yang dijual memiliki keunikan masing-masing, baik dari segi rasa maupun konsep. Manfaatkan kondisi ini untuk mendapatkan ide-ide terbaru dengan cara mencicipi satu-persatu makanan yang sudah ada. Ambil ciri khas setiap makanan dan coba padu-padankan dengan makanan yang lain. Semakin banyak kita mencoba makanan akan semakin tinggi pula perbendaharaan citarasa yang kita miliki sehingga semakin besar pula peluang munculnya ide-ide untuk jenis makanan yang baru.
     Cermati segala tren dan pertumbuhan fenomena yang terjadi diluar sana. Catat baik-baik keunggulan mereka yang diterima dengan baik oleh pasar kuliner. Catat bagaimana mereka melakukan promosi, cara menyajikan, cara mengundang pelanggan, dan bagaimana pelanggan mereka merespon apa yang mereka upayakan. Tidak mesti pada kuliner saja, kita juga bisa meng-akuisisi dari beragam jenis bisnis dan bidang diluar sana. Mungkin kita bisa mengadopsi cara sebuah perusahaan keuangan dalam menarik nasabah mereka lewat acara-acara kecil yang ceria. Atau dari cara bagaimana seorang tukang ojeg menawarkan jasa mereka kepada pelanggannya.
"Kuliner kreatif tidak hanya tentang rasa atau jenisnya, hal sederhana seperti cara penyajian, kemasan, atau cara promosi bisa menjadi ide yang luar biasa".
Menurut buku Medici effect, justru persimpangan antara dua bidang yang berbeda, dua dunia yang berbeda akan meletup menjadi sebuah ide kreatif yang luar biasa. Untuk itu, agar kita bisa mendapatkan ide kreatif yang jenius, perbanyaklah pergaulan, perluaslah dengan orang-orang yang berbeda latar belakangnya. Bila kita jeli, kita bisa melahirkan sesuatu yang fenomenal. Mungkin bukan pada jenis makanannya, tetapi pada isi topping nya. Atau bisa jadi pada kemasannya dan cara memasarkannya saja, sementara untuk rasa kita tetap mempertahankan se-tradisional mungkin.

2. DISKUSI SESAMA TEMAN

Jika kita punya teman yang senang dengan wisata kuliner, coba ajak mereka untuk bertemu dan berdiskusi tentang makanan-makanan terbaru yang mereka gemari. Dari diskusi ini kita bisa mendapatkan informasi tentang makanan, minuman terlaris ditempat kita atau mungkin dikota-kota yang sering kita kunjungi. Melalui obrolan-obrolan ini juga akan kita ketahui kebutuhan makanan atau minuman yang di gemari oleh banyak orang. Jika kita bisa menjawab kebutuhan mereka akan jenis makanan baru, maka kita berarti sudah berhasil menciptakan sebuah produk kreatif karya kita sendiri.

3. MELIHAT REFERENSI DARI TELEVISI & INTERNET

Bukan pencinta kuliner namanya kalau tidak suka melihat acara-acara memasak atau kuliner baik dalam dan luar negeri. Ada banyak chanel atau program kuliner yang bisa kita saksikan di televisi.


sumber : buku "TOP 50 Bisnis Kuliner Unik Super Kreatif" oleh Rapatata

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...