December 11, 2014

Menjadi 'Master Networking'

     Para pengambil keputusan atau Decision Maker cenderung enggan untuk membangun jaringan sosial baru dan merasa nyaman dengan lingkaran relasi yang sudah ada, ini merupakan sebuah tantangan terbesar tersendiri bagi mereka yang berada di level profesional. Padahal ada keuntungan menarik bila dapat membangun sebuah jaringan sosial yang lebih luas dan membangun relasi baru karena dapat menambah peluang bisnis yang besar dari pada orang yang memiliki networking yang sempit karena sudah merasa nyaman di puncak karir.
     Anggapan yang mengatakan bahwa orang dengan pergaulan yang luas adalah sebuah bakat, sebaiknya menghapus anggapan tersebut. Karena seperti yang dituliskan oleh Robyn Henderson - global networking specialist, dalam bukunya Understanding Influence for Leaders at All Level, "Great networkers are not born, they are created,". Yang berarti:  Setiap orang berpotensi untuk memiliki jejaring yang luas dan penuh peluang. karena itu apapun jenis pekerjaan dan divisi yang Anda pimpin, serta di level apaun Anda berada tetap membutuhkan pengembangan jejaring.
  Dalam Buku tersebut, Robyn memberi istilah "master networking" bagi para pemimpin yang menyadari bahwa jejaring adalah 'life skill', bukan sekedar bagian dari tugas seorang profesional. Selain itu, para master networking biasanya berbanding lurus dengan pemimpin yang hebat. Sebab, mereka tetap meluangkan waktu untuk mengenal dan membangun relasi dari berbagai lapisan usia, budaya, dan komunitas yang berbeda-beda di tengah kesibukan mereka. termasuk meluangkan waktu untuk mengikuti perkembangan teknologi digital. Para master networking ini juga sampai pada tahap pemikiran bahwa jejaring sosial sama pentingnya dengan jejaring profesional. jejaring merupakan relasi mutualisme yang diisi dengan sharing, kepercayaan, dan kerjasama yang saling menguntungkan, bukan mengambil keuntungan semata dari satu pihak. Karenanya filosofi dasar dari para master networking adalah memperlakukan relasi sebagaimana mereka ingin diperlakukan.
     Apa saja keuntungan penting lainnya yang didapat dalam membangun jejaring sosial yang profesional? berikut penjelasannya:
  1. Pertemanan, Apa ruginya punya banyak teman? Hal ini justru akan membuat Anda akan menjadi kaya dan beruntung. Berkat pertemanan yang luas, Anda akan mendapatkan info penting dari berbagai hal.
  2. Memiliki banyak penasehat, Semakin banyak relasi, semakin banyak pilihan yang Anda punya dalam mendapatkan informasi atau pertimbangan yang tepat dalam berbagai lingkup pekerjaan, seperti masalah hukum, keuangan, birokrasi, dll.
  3. Sumber inspirasi. jejaring Anda bisa menjadi inspirasi, perspektif baru, atau ide-ide segar dalam pekerjaan Anda. Bertukar informasi dan pengalaman dengan berbagai relasi akan memberikan banyak inspirasi.
  4. Kemampuan mempengaruhi orang lain. memiliki jaringan yang luas dan menjadi visible and notice person dapat mendongkrak popularitas Anda di berbagai komunitas. Mungkin tanpa disadari Anda menjadi orang yang cukup berpengaruh untuk menanamkan hal-hal positif sehingga nama dan wajah Anda yang akan pertama kali terlintas saat ada proyek atau kegiatan yang bermanfaat bagi karir Anda.
  5. Memiliki jaring  pengaman. Anda tidak tahu kapan masalah karir atau masalah lain menghampiri. Memiliki banyak jejaring membuat Anda memiliki jaring pengaman untuk dimintai pertolongan atau nasehat.
  6. Personal branding semakin valueable. Seperti yang dikatakan Robert Kiyosaki, penulis best seller "Rich Dad, Poor Dad"The richest people in the world look for and build networks, every one else looks for work." Dengan kata lain, semakin kaya seseorang, ia akan lebih senang membangun jejaring, bukan bekerja. Sehingga akhirnya pekerjaan atau bisnis-lah yang mencari Anda.

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...