December 17, 2014

Prinsip-prinsip Dasar Marketing

     Dalam menjalankan sebuah usaha, bagian marketing atau pemasaran merupakan sebuah ujung tombak, berhasil atau tidaknya sebuah usaha tersebut. Tanpa visi dan misi yang jelas, sebuah usaha bisa di ibaratkan dengan 'sepotong daging' yang teronggok yang lama-lama akan membusuk. Untuk itu, mari kita bahas prinsip-prinsip dasar marketing dalam memulai sebuah usaha:

  • Membangun Merk / Brand.

Sell Your Reputation !, begitu kata lain dari para pakar pemasaran. Dalam membangun sebuah usaha, Anda harus menentukan terlebih dahulu Merk/Brand/Label anda, ini merupakan dasar paling utama. Menentukan sebuah Merk, ini pun bukan sebuah perkara yang mudah. di era modern ini, sebuah perusahaan untuk memulai sebuah usaha, dalam menentukan Logo atau Nama usaha mereka menggunakan tenaga konsultan atau mengumpulkan sebuah angket/polling walaupun dalam skala lingkungan intern mereka. Kenapa? karena Nama/Merk/Brand merupakan roh dari sebuah usaha dan mencerminkan sebuah dedikasi dan komitmen terhadap konsumen. Dengan membaca sebuah nama/merk, orang sudah dapat membayangkan bahwa perusahaan ini bergerak dibidang apa. Setelah Merk ditentukan, kemudian jual reputasi merk Anda ke kalangan umum, dalam artian perkenalkan Merk Anda.

  • Tentukan Target

Bahasa lainnya Niche Market, pada Merk adalah sebuah roh usaha, berhubungan dengan ini pula langkah selanjutnya adalah menentukan target pasar (targeted of marketing). Bergerak di bidang apa? kalangan mana yang akan dicapai (low-middle-high market?). Dan jika Anda mempunyai sebuah usaha yang bergerak dibidang produk busana atau baju, dan anda mempunyai cakupan pasar dari kalangan bawah sampai atas (low-middle-high) sebaiknya Anda harus membuat target market secara terpisah, dan otomatis Merk pun dibuat berdasarkan target pasar tersebut tetapi tetap menggambarkan induk usaha. Contohnya, Itang Yunasz yang merupakan perancang kenamaan Indonesia mempunyai beberapa Brand dari masing-masing target kalangannya. Brand 'Itang Yunasz' sebagai Merk Premium Eksklusif untuk kalangan Atas (high class) dan 'Kamilaaitangyunasz' Merk secondline untuk kalangan Menengah (middle class). Dengan begitu, para buyers bisa membedakan mana busana yang mahal dan mana busana yang terjangkau. Next....

  • Promosi Bertarget.

Ini mungkin sudah umum juga diketahui, bahwa untuk sebuah produk atau merk agar dikenal umum, salah langkah tercepat adalah melakukan promosi. Promosi secara offline maupun online. Dan ini harus di buat pos biaya promosi (budget of promotion). Perlu kehati-hatian dalam melakukan promosi ini, karena jika salah menargetkan pangsa pasar/niche market akan membuat blunder. Biaya sudah banyak keluar tetapi imbal balik buyers tidak seimbang. Hal ini karena salah menentukan target promosi.

  • Kalkulasi atau Ratio

Buat sebuah kalkulasi atau rasio mengenai konsumen. Misalnya jika kita mempresentasikan sebuah produk kepada 20 orang calon konsumen. Berapa orang yang me-respon atau tertarik? berapa orang yang menunggu dan melihat perkembangan? (karena kadang-kadang perilaku konsumen menunggu apakah produk tersebut asli atau palsu, ada yang membeli atau tidak, dll), lalu berapa orang yang membeli produk berdasarkan presentasi.

  • Attentiveness Customer / Perhatian Khusus.

Ada sebuah prinsip yang dipakai dalam hal investasi,bisnis atau sales dari Pareto (The Principle of Pareto), yaitu : "Apabila diperhatikan dari seluruh total pendapatan usaha, 80% dari total pendapatan tersebut berasal dari kontribusi konsumen yang jumlahnya hanya 20%, dan begitu juga sebaliknya". 

Jadi seorang Sales harus memberikan perhatian yang lebih terhadap konsumen yang berada di level 20% namun memberikan kontribusi penjualan sebesar 80% dari pendapatan usaha.

  • Menjual Solusi (Sell Solution).

Dalam menjual produk kita sebaiknya kita juga menjual solusi. Artinya, jika menjual sebuah produk busana yang eksklusif dan mahal ada konsumen yang membeli dengan tujuan agar bisa mendukung kepercayaan dirinya untuk menjaga prestice / image mereka di depan umum. Celah inilah yang kita manfaatkan.

Demikian sedikit ulasan mengenai prinsip-prinsip dasar marketing dari sekian banyaknya poin-poin prinsip yang lain.

1 comment:

  1. Panitia Lomba Foto dan Karya Tulis Koperasi dan UKM 2017 mengundang Bapak/Ibu/Sdr/i untuk ikut serta dalam Lomba Foto dan Karya Tulis Koperasi dan UKM 2017.
    Kami berharap Bapak/Ibu/Sdr/i dapat berperan serta dengan mengirimkan hasil karya terbaik tentang UKM dalam Lomba kali ini.
    Ayo ikuti lombanya dan menangkan hadiahnya!

    Salam
    Panitia Lomba Foto Koperasi dan UKM 2017

    Keterangan lebih lanjut klik link berikut:
    Lomba Foto:
    http://www.depkop.go.id/fileadmin/user_upload/lomba/WhatsApp_Image_2017-03-15_at_11.28.16.jpeg
    Lomba Karya Tulis:
    http://www.depkop.go.id/fileadmin/user_upload/lomba/WhatsApp_Image_2017-03-15_at_11.28.17.jpeg

    ReplyDelete

Silahkan Komentar Disini...