30 Desember 2015

3 Potensi Yang Akan Berkembang di Mobile Marketing


Meningkatnya penggunaan smartphone di dunia menyebabkan mobile marketing menjadi salah satu trik pemasaran yang dipertimbangkan. Indonesia merupakan salah satu negara  dengan jumlah pengguna mobile device yang cukup besar, Hal ini berakibat semakin seringnya akses pada konten mobile yang berakibat meningkatnya potensi lebih luas untuk berinovasi dalam mobile marketing tersebut.
Baru-baru ini Mobile Marketing Association Warc melakukan survey terhadap 287 responden di 17 negara di kawasan Asia-Pasifik mendapatkan temuan bahwa Indonesia menempati urutan ke 3 sebagai negara pengguna mobile marketing (21%) dibawah Singapore yang menduduki tempat pertama (24%) dan India urutan ke dua (22%). Survey yang melibatkan para brand advertiser, creative agency, dan specialist mobile agency menyatakan bahwa begitu pentingnya mobile marketing bagi industri pemasaran.


Mobile marketing yang dinilai penting dan diprediksi akan berkembang sampai 5 tahun ke depan dapat dinilai potensinya dari tiga sisi, yaitu :

  • Biaya
Dari sisi biaya terdapat hasil survey yang cukup menarik bahwa tidak ada yang meyakini biaya mobile marketing akan mengalami penurunan pada tahun ini, walaupun survey menyatakan kurang dari 10% dari biaya pemasaran perusahaan selama 3 tahun terakhir.
Walaupun alokasi yang tidak terlalu besar tersebut, sebagian responden meyakini bahwa alokasi dana untuk mobile marketing akan terus bertambah.
  • Strategi
Mobile marketing terbagi dalam beberapa channel: display, social marketing, content, search, app development, coupons/discounts, SMS marketing serta loyalty schemes. Dari beberapa channel tersebut, hasil survey Warc menyatakan bahwa sebagian besar responden lebih memilih display (70%), social marketing (49%) dan content (33%) untuk strategi kegiatan pemasaran mereka.
Dengan segala keunggulan dan prediksi akan kemungkinan mobile marketing akan terus tumbuh pada 5 tahun kedepan terdapat hambatan dalam pertumbuhannya yaitu keahlian dalam industri mobile itu sendiri (40% responden)
  • Inovasi
Dengan posisi ke 3 sebagai pengguna mobile marketing tersebut, Indonesia memiliki peluang besar untuk meningkatkan inovasi penggunaannya. Pada tahun 2015, kategori yang paling memiliki inovasi dalam mobile marketing adalah travel, transport, dan tourism (37%), lalu diikuti oleh food and beverage (36%) serta leisure and entertaiment (33%). Ketiga kategori tersebut selalu masuk dalam 3 besar.
Location-based marketing merupakan teknologi mobile yang paling dirasa penting oleh responden, begitu juga halnya mobile wallet yang diyakini akan meningkat sampai 5 tahun kedepan. tetapi sebaliknya mobile gaming dan QR Code di prediksi akan mengalami penurunan penggunaan.

Penggunaan mobile yang cukup besar di Indonesia serta potensi yang ada didalam dapat menjadikan mobile marketing dipertimbangkan lebih lanjut oleh para marketers di Indonesia agar mampu menjaring konsumen lebih luas agar kegiatan pemasaran bisa lebih optimal.






sumber : Majalah Marketing edisi 12 tahun 2015 | Marketing Insight

28 Desember 2015

3 Strategi Targeting


Target market yang tepat saja belumlah cukup untuk keberhasilan pemasaran. Jika strategi menyasarnya tidak diperhitungkan, maka sumber daya yang dikeluarkan pun menjadi tidak tepat sasaran. Apa saja strategi targeting yang bisa di implementasikan untuk menyasar segmen pasar?

  • Strategi Undifferentiated
Strategi ini digunakan ketika perusahaan memutuskan untuk mengkomunikasikan segala benefit dari produknya dengan menyampaikan pesan promosi yang sama terhadap semua orang. Agar strategi ini bisa berhasil, produk yang diusung perusahaan haruslah dalam kondisi siap, langsung tersedia, dan harganya terjangkau.
Satu lagi, produk tersebut haruslah memberikan benefit yang sama terhadap semua orang. Strategi ini bisa jadi akan berhasil jika pesaing perusahaan tersebut masih sedikit, karena belum terlalu perlu untuk meng-customize strategi untuk menyasar keinginan atau kebutuhan segmen pasar tertentu yang lebih spesifik.
  • Strategi Concentrated
Strategi ini dilakukan dengan memfokuskan diri untuk memilih segmen, target, atau pasar yang niche atau spesifik. Semua effort pemasaran akan dicurahkan ke dalam satu segmen tersebut. Dalam hal ini, perusahaan akan fokus pada satu atau dua segmen yang spesifik, dimana perusahaan harus memahami betul apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan pasar seintim mungkin.
Perusahaan kecil bisa jadi lebih unggul dalam menerapkan strategi ini, dengan memfokuskan diri pada segmen pasar yang sangat spesifik untuk mendapatkan daya saing melawan perusahaan atau pesaing yang lebih besar.
  • Strategi Differentiated
Strategi ini dilakukan ketika suatu perusahaan ingin memberikan penawaran yang berbeda-beda kepada setiap segmen pasar yang hendak dituju. Strategi ini disebut juga multi-segmen targeting. Disini jelas perusahaan ingin tampil unggul dalam beberapa segmen pasar sekaligus.
Setiap segmen disasar secara khusus dengan metode yang berbeda. Dan perusahaan harus memberikan benefit yang unik dan spesifik untuk setiap segmen yang berbeda. Strategi ini bisa jadi meningkatkan penjualan total secara signifikan, akan tetapi biaya pemasaran juga bisa akan membengkak dalam waktu bersamaan.

Demikian strategi-strategi yang bisa digunakan perusahaan untuk membidik pasar yang dituju, agar perusahaan tersebut mempunyai pijakan atau pondasi yang kuat untuk mengembangkan jangkauan pemasarannya.






sumber : Majalah Marketing | Edisi 12

23 Desember 2015

Membidik Segmentasi Pasar: Youth,Women,Netizen

Anak muda, wanita dan pengguna internet Indonesia (netizen), ketiganya memiliki pengaruh yang kuat di dalam bisnis dan perekonomian Indonesia. Bagi pebisnis yang berhasil merebut hati di ketiga sub-kultur ini dipastikan akan bisa memenangkan persaingan bisnis.
     Perusahaan yang bisa mendapatkan tempat di pikiran anak-anak muda, yang mampu mengadopsi kegalauan dan cita-cita mereka dan mampu memberikan produk apa yang mereka butuhkan, apalagi pada akhirnya bisa menjadi pelanggan potensial nantinya akan berpeluang mendapatkan loyalitas mereka.
Anak muda selalu memiliki gaya tersendiri, terkadang bahkan sulit dimengerti oleh orang tua. Kebiasaan menggunakan produk dan jasa tertentu terkadang tidak bisa diprediksi. Ada tren yang tiba-tiba bisa muncul dan ada juga tren yang tiba-tiba bisa menghilang. Tapi bisa ditarik benang merah dari tren anak muda ini, yaitu biasanya dimulai dari anak muda influencer yang berani memulai suatu hal dan akan di tiru oleh anak muda lainnya.
     Wanita, kenapa perusahaan harus membidik market ini?. Wanita memiliki peranan penting dalam keputusan pembelanjaan dalam keluarga. Tanpa mengecilkan arti peranan kaum laki-laki, perempuan menentukan kebutuhan konsumsi belanja sehari-hari, tabungan hingga pembelian rumah dan mobil. Peranan wanita yang multi dalam kehidupan, sanggup mengerjakan beberapa hal sekaligus membuat mereka menjadi unik dan terkadang sulit dimengerti. Faktor usia menjadikan karakter perempuan juga berbeda. Jika perusahaan mampu memberikan dan mendapatkan tempat di hati kaum perempuan, maka akan bisa memenangkan pasar yang Anda tekuni.
     Netizan, Netizen didefinisikan sebagai orang yang terhubung dengan internet dan beraktivitas online  minimal 3 jam per hari untuk mengamati dan berkomentar terhadap produk, situasi politik dan lain-lain. Di era konektivitas ini, netizen memegang peranan penting sebagai sub-culture yang paling connect dengan tren terbaru. Aktivitas yang mereka lakukan bisa beragam, mulai dari ngobrol, mengomentari suatu produk dalam ranah positif dan negatif. Meski kehidupan online merupakan bagian dari hidup mereka, bukan berarti mereka akan mudah percaya dengan segala tawaran yang ada. Jika mampu mengenal karakter para netizen ini maka bisa dipastikan produk atau bisnis Anda akan populer.
Banyak perusahaan-perusahaan yang terjebak dengan konsumen hanya itu-itu saja, mereka tidak mau berevolusi untuk menjaga eksistensi keberadaan bisnis, padahal zaman sudah berubah.








sumber : Majalah Marketeers | November 2015

21 Desember 2015

Gagalnya Sebuah Ide, Apa Penyebabnya?


Salah satu ciri budaya inovasi dalam perusahaan adalah memotivasi setiap karyawannya untuk melontarkan gagasan yang kreatif atau ide-ide bisnis yang baru. Ini merupakan sebuah proses yang baik untuk membuat perusahaannya bertambah sehat. Tanpa inovasi, perusahaan akan mati, cepat atau lambat.
     Dalam kenyataannya, banyak perusahaan yang melahirkan ide-ide yang baik namun setelah sekian lama hampir tidak pernah terwujud. Apa penyebabnya sehingga perusahaan gagal mengeksekusi dan akhirnya berhenti melahirkan ide-ide?
Ada beberapa hal yang bisa dijadikan penyebab kegagalan membuat ide menjadi strategi dalam perusahaan tersebut:
  • Karena Tidak Mempunyai Kapabilitas
Perusahaan tidak mempersiapkan kemampuan / kompetensi untuk mengeksekusi strategi. Mereka tidak memiliki teknologi dan sistem yang dapat mengubah ide menjadi kesempatan dan atau juga tidak memiliki kualitas manusia yang memadai. Teknologi dalam hal ini disebut juga dengan hard competencies dan kualitas manusia ini disebut juga dengan soft competencies
     Dalam teknologi, bukan berarti sebuah perusahaan harus melakukan investasi tetapi perusahaan tersebut punya pilihan untuk membangun sendiri atau lisensi, tetapi tetap semua ini harus mempunyai kualitas sumber daya manusia yang memadai.
  • Tidak Dapat Memberikan Customer Value 
Hal lain yang dapat penyebab berhentinya ide atau gagal dalam eksekusi ide karena kemampuan ide tersebut untuk memberikan customer value. Ide dalam dunia bisnis bukanlah sekedar ide besar, ide gila atau ide-ide yang brilian, tetapi ide dalam bisnis adalah apakah sebuah ide tersebut dapat diterima atau yang di inginkan oleh konsumen.
      Hal lain dalam penghambat gagasan yang tidak dapat dieksekusi oleh perusahaan adalah karena tidak mempunyai pasar, pelanggan atau customer base. Punya produk yang bagus, tetapi tidak punya pasar untuk melemparkan produksinya. Pelanggan merupakan ekuitas bagi perusahaan dan pelanggan yang loyal merupakan ekosistem yang efektif.
  • Tidak Mempunyai Leader yang berani
Eksekusi dari ide berada di jajaran level top manajemen. Tidak ada ide yang besar bisa di eksekusi dan terwujud menjadi kenyataan jika tidak mempunyai leader yang berani mengambil keputusan dalam mengeksekusi. Hal lainnya, leader ini juga harus mempunyai passion dan komitmen yang sangat tinggi untuk meminimalkan resiko yang besar. Leader ini harus mempunyai daya tahan yang tinggi untuk mewujudkan ide-ide.

Inilah garis besar dari penyebab gagalnya sebuah ide dalam perusahaan. Semoga bermanfaat!






sumber: Majalah Marketing | Handi Irawan D - CEO Frontier Consulting Group

Mobile Marketing: Bukan Lagi Sebagai Pelengkap Kampanye


Pada waktu dulu, media elektronik seperti: Radio, Televisi dan media cetak menjadi andalan perusahaan untuk mengampanyekan brand nya. Namun karena tuntutan era digital sekarang ini mengharuskan mereka untuk memasukkan media digital sebagai bagian dari strategi kampanye marketingnya. Platform yang digunakan tidak lagi hanya sekedar desktop, tapi juga layar kecil seperti mobile (smartphone dan tablet).
Posisi Indonesia yang saat ini  menduduki posisi ke 5 sebagai negara pengakses internet terbesar didunia. Menurut e-marketer, pengguna internet di Indonesia mencapai angka 83,7 juta pada tahun 2014 yang lalu dan diperkirakan akan meningkat pada tahun 2015 ini menjadi 100 juta pengguna. Temuan menarik lainnya dari Google Indonesia dan GFK merilis survey terhadap 2.500 responden bahwa penggunaan smartphone di wilayah perkotaan meliputi Jakarta, Bodetabek, Semarang, Bandung dan Surabaya sebanyak 61% mengakses internet menggunakan smartphone dengan rata-rata waktu yang dihabiskan sekitar 5,5 jam perhari. Bandingkan dengan online didepan PC yang hanya 17%.
Fakta ini memberikan alasan bahwa aktivitas marketing di ranah mobile menjadi sebuah keharusan bagi setiap usaha.
Azalea Aina, Program Director Indonesia Mobile Marketing Association (MMA) di majalah Marketing mengatakan media digital bukan lagi sebagai media pelengkap, namun sudah menjadi mainstream terbesar kedua setelah televisi. Azalea Aina juga menyarankan media digital sudah harus masuk kedalam strategi mix marketing sebuah merk.
Sebuah website pun harus mengalami up-grade tampilan, dulu website hanya memiliki tampilan versi desktop, sekarang ini harus diperkuat dengan micro site yang mudah diakses oleh melalui perangkat mobile. Batas antara website dan mobile sites sudah semakin tipis. Website harus responsive terhadap multi devide dan mobile friendly.
Mobile Marketing yang berbasis internet sudah mulai diminati oleh marketers menyusul tingginya penetrasi smartphone di Indonesia, karena memiliki kelebihan bersifat riched media yaitu teks, gambar dan video menyatu. Ini juga memberi keuntungan yaitu lebih murah, reachability (daya jangkau), dan responsive rate nya terukur, ucap Teguh Prasetyo, Pengamat Mobile Marketing dan anggota Masyarakat Telematika Indonesia dalam kesempatan wawancara oleh majalah marketing.
     Melihat gambaran diatas, tidak berlebihan kita mengatakan  bahwa mobile marketing nantinya akan melampaui porsi channel-channel marketing online lainnya. Strategi pemasaran lewat mobile akan lebih dari sekedar merancang atau mendesain aplikasi yang responsif untuk mobile. Perusahaan harus lebih fokus untuk menciptakan konten yang memang dioptimalkan untuk keperluan online.





sumber: Majalah Marketing

19 Desember 2015

Content Marketing: Yang Bagaimana Menarik Audiens?


Content Marketing adalah bagian dari kampanye sebuah bisnis. Tujuan di buatnya sebuah konten marketing agar bisa memberikan keuntungan terhadap bisnis saat mampu menarik pembaca. Sebab, konten yang kita buat itu berkaitan erat dengan produk kita. Content Marketing itu sendiri bisa kita artikan sebagai teknik marketing dalam membuat dan mendistribusikan konten yang relevan, bernilai dan konsisten untuk menarik dan mendapatkan audiens.
Seperti yang dinyatakan oleh Bill Gates dalam sebuah artikelnya pada 3 Januari 1996, bahwa konten marketing adalah sumber yang diharapkannya menjadi salah satu pendapatan riil dari internet.
     Tetapi konten yang seperti apa yang bisa menarik perhatian audiens atau pelanggan tersebut?
  • Laman Situs
Apa yang membedakan situs biasa dengan situs yang menerapkan content marketing? jawabannya adalah aplikasi Search Engine Optimization - SEO.
Situs yang menerapkan teknik SEO akan dapat meningkatkan kunjungan dan mendatangkan traffic karena lebih memudahkan pencarian di penelusuran internet.
  • Infografis
Infografis dapat dikatakan sebagai data statistik. Dengan memberikan data-data berupa grafik, diagram dan tampilan informasi penuh warna yang didesain dengan menarik akan menjadi alat yang efektif untuk dapat mendatangkan konsumen.
  • Konten Video
Video dapat menjadi salah satu contoh conten marketing yang memiliki sifat viral. Dengan video, audiens akan lebih mudah memahami sebuah produk, tidak harus dengan video yang dibuat secara profesional, video amatir dengan penyampaikan yang baik pun akan tetap mampu menarik konsumen.
  • Buku
Atau bahasa modern nya artikel berupa e-book. Di negara yang sudah maju, buku-buku (e-book) juga merupakan alat pemasaran yang efektif. Melalui ebook, entitas dalam tampilan individu atau perusahaan akan mampu meningkatkan keuntungan.
  • Podcast
Podcast juga merupakan salah satu alat yang ampuh untuk menyampaikan informasi dalam menarik pelanggan. Apa itu Podcast? adalah sebuah rekaman asli audio atau video.

Itulah sekilas bahasan tentang content marketing yang dapat mendatangkan pelanggan. Content marketing dilakukan dengan tujuan untuk membangun basis dan menciptakan tindakan konsumen yang memberikan keuntungan bagi perusahaan.




sumber: majalah marketing

17 Desember 2015

Membangun 'Trust' Pelanggan


Pelanggan adalah aset yang berharga. Tanpa pelanggan sebuah usaha tidak ada apa-apanya. Mencari pembeli itu tidaklah terlalu sulit, punya produk yang diminati pasaran ? tinggal jual akan mendatangkan pembeli. Tapi, mendatangkan pelanggan itu yang merupakan PR tersendiri bagi sebuah usaha. Pembeli dan pelanggan adalah dua hal yang sedikit berbeda. Pelanggan adalah konsumen yang membeli produk kita secara berulang-ulang. Membangun 'kepercayaan' pelanggan merupakan tugas utama dari sebuah usaha, karena jika kita sudah tidak dipercaya oleh pelanggan, bisnis akan bisa hancur. kenapa? dipercaya dan tidak tersebut akan menyebar melalui faktor word of mouth..
     Lalu apa saja yang perlu diperhatikan dan dilakukan untuk membangun kepercayaan tersebut? Mari kita ulas ringkasannya berdasarkan kutipan dari marketing.co.id :

  • Perhatikan Penampilan
Ini faktor utama dalam marketing, dengan penampilan yang rapi & menarik maka pelanggan atau klien akan memberikan respect. Mendapatkan respek dari klien adalah hal pertama yang diinginkan bagi marketer untuk presentasi produk, jika respek didapat maka presentasi akan lancar, ide-ide akan mengalir dalam penyampaian. tetapi begitupun sebaliknya, jika calon klien atau pelanggan tidak memberikan respek yang positif maka anda pun sudah kehilangan 1 poin.
  • Prestasi Produk
Kualitas produk hal pertama yang diinginkan pelanggan. Deretan catatan prestasi yang positif tentang produk dan perusahaan akan menambah kepercayaan pelanggan. Jadi tingkatkan kualitas produk, pelayanan dan kemampuan perusahaan untuk mengelola tribe agar loyal.
  • Lakukan Kerjasama dengan Merk / Brand Besar.
Melakukan kerjasama dengan perusahaan yang sudah punya nama besar akan memberikan nilai tambah bagi perusahaan / usaha sendiri. Keuntungan yang didapat adalah perusahaan kitapun akan ikut dipercaya oleh pelanggan serta menambah catatan prestasi perusahaan kita dalam menjalin kerjasama dengan lingkaran yang lebih luas lagi.
  • Tingkatkan Kualitas Tenaga Pemasaran
Sebaiknya sebuah usaha mempunyai tenaga pemasaran yang bertingkat dalam jabatan, seperti junior sales dan senior sales. Pelanggan akan bisa membedakan jabatan dalam Anda dalam melakukan pendekatan. Untuk menarik minat pembeli agar menjadi pelanggan maka harus meningkatkan kualitas tenaga pemasarannya.
  • Komunikasi Yang Baik
Sempatkan waktu luang untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Jadikan pelanggan untuk bisa diskusi dan sharing mengenai produk kita. Jika kita melakukan pendekatan bersahabat seperti ini, percayalah mereka akan loyal karena mereka dihargai bukan hanya sebagai mesin untuk mendatangkan uang saja tetapi lebih dari itu mereka dijadikan bagian dari produk tersebut. 




sumber kutipan : marketing.co.id

16 Desember 2015

Berbagai Jenis Bisnis di Internet


Berkembangnya pengguna internet dewasa ini menjadi lahan bisnis bagi sebagian orang. Hasil menggiurkan yang diraup dari beberapa bisnis ini membuat banyak orang dengan beragam latar belakang profesi ikut berperan untuk mencoba terjun di bidang internet ini. Mulai dari selingan sebagai side job pendapatan sampai bahkan tidak sedikit di dunia ini yang full job di internet sebagai pendapatan utama dan sukses menjadi milyarder. Sebut misalnya Mark Zuckerberg sebagai pendiri Facebook, Larry Page & Sergey Brin sebagai pendiri Google yang berhasil meraup laba bersih sebesar USD 14,444 Milyar tahun 2014 (versi Wikipedia), juga yang lainnya seperti pendiri Youtube, Twitter.

 Apa saja bisnis di internet ini yang dapat kita manfaatkan untuk menghasilkan uang?
  1. Content Publisher
  2. Affiliate Marketing
  3. Product / Service Owner
  4. CPA Marketing
  5. Site Flipping
Mari kita ulas secara ringkas.
  • Content Publisher
Adalah orang yang menghasilkan / membuat content berupa artikel, video, audio, maupun video dengan website/blog sebagai properti yang menampung konten tersebut. Uang yang didapat dari cara ini adalah dengan menaruh iklan di website mereka melalui program Google Adsense. Jika ada pengunjung yang mengklik iklan tersebut maka uang pun bisa dihasilkan.
  • Affiliate Marketing
Ini model bisnis sebagai makelar, mempertemukan pembeli dan penjual lewat link product yang di pasang di website/blog sendiri. Link tersebut jika diklik akan membawa traffic ke website pemilik produk. Jika terjadi transaksi, maka kita pun akan mendapat percentace hasil dari pemilik produk.
  • Product / Service Owner
Model bisnis ini adalah kebalikan dari Affiliate Marketing, kita menjual sendiri produk yang dimiliki di website / blog. Dan kita pun juga bisa menawarkan program affiliate marketing dengan memberikan link khusus bagi member website yang berminat ikut program afiliasi terebut.
  • CPA Marketing
Cost per Aquisition (CPA) Marketing adalah model bisnis yang cukup unik. Dalam bisnis ini Anda seakan-akan menjadi makelar. Beda dengan afiliasi, di CPA ini yang dijual bukan produk service tetapi berupa Leads. Apa itu leads? yaitu bisa berupa: Nama dan Email, Zip Code, Nomor Handphone, dan bisa juga data lengkap seseorang. Besar nilai pembayaran tergantung dari model leads yang Anda berikan, seperti market health atau market lawyer, Anda akan dibayar sekitar $50-$500 per leads.
  • Site Flipping
Ini salah satu model bisnis favorit, mirip dengan model bisnis properti, Uang yang dihasilkan adalah dengan menjual website anda. Jika anda mempunyai sebuah website yang mempunyai traffic yang bagus, maka bisa menjualnya di salah satu tempat jual-beli situs terkenal yaitu www.flippa.com . Anda cukup mengisi form data situs, alamat jelas dan data Anda sendiri serta berapa harga properti website Anda lalu flippa.com akan mempublikasikannya.

Menarik bukan? hanya perlu ketekunan & kesabaran aja kok.




dari berbagai sumber

Kesalahan Yang Sebaiknya Di Hindari Seorang Pebisnis


Impian dari seorang pebisnis adalah bagaimana membangun sebuah bisnis agar berkembang dan menjadi sukses. Namun, ada beberapa hal kecil yang harus dihindari oleh pebisnis agar tidak terjebak dan akhirnya membuat bisnisnya sendiri akan hancur.
Seperti dikutip dari laruno.com , berikut hal-hal yang dihindari tersebut:

  • Tidak memahami usaha dan tidak menguasainya secara mendalam
Mengenali bisnis sendiri dan menguasainya adalah hal yang wajib bagi seorang pebisnis. Selain itu juga harus mampu membaca pangsa pasar yang ingin dituju. Jika ingin membuka sebuah kafe dengan target pasar dilingkungan mahasiswa, jangan membandrol harga segelas kopi Rp. 50.000. Selain itu untuk membaca target ialah, kita mengenali faktor kebiasaan mahasiswa yang senang kumpul-kumpul ditempat yang menyediakan wifi gratis, untuk itu kafe kita sebaiknya dilengkapi dengan jaringan wifi gratisan.

  • Tidak 'up to date' dalam melihat perubahan
Jika kita merasakan 10 tahun yang lalu untuk pergi belanja sebuah baju, kita harus mendatangi toko-toko busana yang memakan waktu cukup lama, namun pada saat sekarang cukup hanya duduk manis di depan laptop atau komputer atau juga gadget kita belanja baju hanya cukup dengan menekan tombol. 10 tahun yang lalu seorang marketing untuk menawarkan sebuah proposal ataupun penggunaan surat-menyurat harus menggunakan Pos atau memakai mesin faksimile, tetapi dengan adanya tool email marketing kita sudah dapat mengirimkan sebuah proposal atau promo ke ratusan alamat dalam 1x tekan tuts. Mampu membaca perubahan pasar dan up to date teknologi menjadi keharusan bagi seorang pebisnis. Jika tidak anda akan ketinggalan. Mengetahui & memanfaatkan kehadiran media sosial sekarang ini juga sangat membantu dalam menyebarkan informasi produk.
  • Tidak mau menerima masukan atau nasehat
Dalam dunia bisnis selalu ada yang lebih berpengalaman dari kita. Jangan pernah menganggap kita lebih unggul dari orang lain, mau menerima masukan dan nasehat adalah salah satu kunci dalam bisnis. Karena belum tentu ide dan gagasan yang kita miliki itu cocok dengan perkembangan dunia bisnis terkini. Diskusi atau kumpul-kumpul dengan sesama teman bisnis akan dapat memberi masukan dan menambah pengetahuan yang lebih baik lagi.
  • Tidak mau belajar dari kesalahan pebisnis lain yang gagal
Penting untuk mengetahui penyebab kesalahan-kesalahan yang pernah dilakukan oleh pebisnis lain atau juga dari kompetitor yang gagal dalam usahanya. Kesalahan dalam bisnis merupakan siklus yang berulang, namun jika hal tersebut menghancurkan bisnis teman anda, kenapa harus melakukan dan menerapkan strategi yang sama dalam bisnis anda. Pelajari bukan harus merasakan kegagalan, tetapi bagaimana kita menghindari sebuah kegagalan.
  • Jangan melemparkan kesalahan sendiri kepada karyawan
Memang benar, seorang bos adalah seorang pemimpin dari bawahan. Yang punya kuasa untuk menyalahkan siapapun bawahannya. Namun, jika kesalahan tersebut berasal dari pemimpin sendiri jangan melemparkannya kepada bawahan atau karyawan. Karyawan merupakan aset berharga, jika hal ini dilakukan maka bersiaplah untuk ditinggalkan. Memang benar lagi, bahwa jika ada karyawan yang resign maka akan ada ribuan pelamar lain yang siap mengganti posisinya, namun mengajarkan lagi situasi bisnis kepada karyawan yang baru mulai dari nol, merupakan sebuah PR yang tidak bagus dalam manajemen.

Itu..

14 Desember 2015

Mengapa Usaha Bangkrut ?

Sebab-sebab bangkrutnya sebuah perusahaan / usaha disebabkan oleh beberapa faktor. Kita bisa mengelompokkannya menjadi 2 faktor :

1. Faktor INTERNAL

  • Intervensi 'Owner' terhadap Manajemen
Perusahaan yang kuat ditentukan oleh sistem manajemen yang kuat pula. Segala keputusan yang diambil harus diambil dalam rapat manajemen. Namun, jikalau keputusan yang sudah ditetapkan oleh manajemen tersebut sering di 'mentahkan' atau dirubah secara sepihak oleh pemiliknya sendiri akan berakibat tidak baik terhadap jalannya roda sebuah usaha.
  • Manajemen yang tidak Efisien
Pemborosan biaya yang mengakibatkan kerugian manajemen akan mengakibatkan kurangnya laba perusahaan sehingga perusahaan tidak dapat membayarkan kewajiban-kewajibannya. Hal ini disebabkan karena tidak terampilnya manajemen dalam mengontrol pengeluaran usaha.
  • Tidak seimbangnya Modal dengan Hutang-Piutang
Setiap usaha tidak luput dari urusan hutang-piutang. Namun, hutang yang terlalu besar melebihi modal dan piutang yang dimiliki, juga akan berakibat buruk terhadap usaha. Begitu juga piutang yang besar namun tidak lancar pun akan dapat mengakibatkan terhambatnya 'cash flow' perusahaan, sebab banyaknya aktiva yang menganggur karena berkurangnya pendapatan langsung.
  • Kecurangan dalam manajemen
Manajemen merupakan sumber kekuatan dalam menjalankan roda usaha. Jika manajemen dan kontrolnya kuat maka perusahaan tersebut pun akan kuat. Begitupun sebaliknya, jika orang-orang dalam manajemen banyak melakukan kecurangan atau korup, maka bisa dipastikan perusahaan tersebut akan ambruk.

2. Faktor EKSTERNAL
Disamping faktor internal, penyebab bangkrutnya usaha bisa dari sisi faktor Eksternal.
  • Perekonomian Global
Manajemen harus siap mengantisipasi perekonomian global yang berubah dan bahkan cenderung ekstrem. Contohnya berkembangnya  ekonomi Cina yang mengakibatkan tersedotnya kebutuhan bahan baku ke Cina serta kemampuan Cina yang dapat memproduksi produk dengan harga yang murah.
  • Kesulitan Bahan Baku
Terhentinya pasokan bahan baku dari supplier sehingga perusahaan mengalami kesulitan untuk memproduksi.
  • Persaingan Bisnis yang Ketat
Ketatnya persaingan dalam dunia usaha menuntut perusahaan untuk dapat memperbaiki kualitan produk, tingkat pelayanan serta terutama sistem.
  • Debitur yang 'Wanprestasi'
Perusahaan harus mampu mengantisipasi faktor ini. Sering atau terlalu banyaknya debitur-debitur yang "ingkar" dalam pembayaran akan mengganggu  arus kas usaha, sehingga akan menghambat  produksi.



11 Desember 2015

Be Are the best Employee

Menjadi karyawan unggulan dan terbaik dalam perusahaan adalah dambaan bagi setiap insan pekerja. Penghargaan dan rasa 'respek' dari perusahaan merupakan sebuah spirit untuk melakukan hal yang lebih baik. Naik jabatan, naik gaji, dan lain-lainnya. Tetapi rasa 'respek' dan penghargaan tersebut tidak mudah didapat dan itu memerlukan sebuah proses. Kata 'respek perusahaan' disini berarti bersifat bukan penilaian personal (dari owner atau seorang manajer), tetapi mencakup standar manajemen yang diputuskan secara kolektif.

Dibawah ini beberapa Tips untuk menjadi karyawan unggulan yang akan dipertahankan oleh perusahaan.

Jujur & Bekerja Sepenuh Hati
Kejujuran merupakan pokok utama seseorang dalam bertindak dalam bidang apapun. Dan, bekerja sepenuh hati tanpa adanya maksud tertentu agar mendapat pujian. Kenapa? terkadang karena keinginan ingin mendapatkan penghargaan atau respek dari perusahaan, seseorang akan melakukan sifat 'bermuka dua' dan pura-pura.

Bentuk 'Mindset' Bekerja
Mengubah pola pikir dan kebiasaan yang buruk merupakan hal yang wajib. Sebelum memasuki suatu bidang pekerjaan, perlu menyatukan pikiran dan tindakan bahwa dalam bekerja merupakan sebuah tanggung jawab dalam hidup, dan fokus. Tinggalkan kebiasaan dan sifat yang biasanya dilingkungan rumah sebagai 'orang manja atau 'keras kepala', selalu dilayani dan sebagainya. Pelajari dunia kerja sebelum memasuki dunia kerja. Ingat ! dalam sebuah perusahaan akan bertemu dengan bermacam-macam sifat manusia, berasal dari bermacam-macam etnis serta beragam kepribadian. Jika kita memaksakan sifat kita, maka akan terjadi benturan-benturan sesama pegawai.

Karyawan Yang 'Up to Date' & Aktif
Rajin belajar dan bertanya pada senior serta selalu aktif mengikuti perkembangan terkini juga merupakan tugas pokok yang tidak tertulis bagi seorang pegawai. Perkembangan teknologi dari segi apapun saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat menuntut seorang pekerja juga harus mengikutinya agar tidak ketinggalan.

Ubah 'Motto' Bekerja
Di negara-negara Asia yang maju seperti Jepang, Cina, Taiwan dan Korea Selatan rakyat sudah terlatih menjadi pekerja keras. Motto yang mereka terapkan adalah "Time is Work" sehingga pola pikir mereka, dengan bekerja maka uang akan datang, untuk itu pola pikir kita yang terbiasa dengan motto "Time is Money" yang sedikit-sedikit harus ada uang, sebaiknya diubah menjadi motto yang 'worker' tersebut.

Suka Bekerja 'Team'
Setiap perusahaan mempunyai bagian-bagian divisi. Setiap divisi mempunyai anggota-anggota. Selalu bekerja 'team' sangat diharuskan bagi setiap karyawan.

Melakukan Apa Yang Seharusnya Dikerjakan
Seorang pekerja yang baik melakukan suatu pekerjaan tanpa mengharapkan penilaian. Pekerja yang baik tidak akan membuang-buang waktu, selalu memanfaatkan waktu kosong dan tidak menunggu perintah.
I do it I Should be Done ! 



Menjadi Start-Up Bisnis Yang Sukses

Impian semua calon pebisnis berharap agar bisnis yang akan dijalani atau yang telah dibangun dapat berkembang sampai mencapai kesuksesan.
Namun hal tersebut tidak semudah yang dibayangkan untuk dapat membangun bisnis tersebut akan dapat bertahan lama.
Bagi calon-calon pebisnis atau yang baru memulai bisnis, disamping Fokus & Ketekunan sebagai kunci, berikut ini tips-tips lainnya agar bisnis kita dapat bertahan dan berkembang. Seperti yang di kutip dari marketing.co.id , berikut ulasannya:

1. Mencintai Apa Yang dikerjakan.
Mencintai pekerjaan atau apa yang dilakukan merupakan kunci dalam bertindak. Karena dengan mencintai, kita akan dapat fokus serta akan mencurahkan semua pikiran dan tenaga untuk menjalaninya. Terutama dari segi membangun bisnis ini agar dapat berkembang.

2. Menulis Rencana Bisnis.
Selalu dalam dunia bisnis terutama bagi para marketer, di berbagai kesempatan para profesional mengatakan tulis..tulis dan tulis sebuah rencana. Begitu juga hal ini dalam membangun kerajaan bisnis.
Agar ide-ide bisnis mudah diingat, rangkum semua rencana atau ide bisnis tersebut kedalam bentuk sebuah catatan. Hal ini berguna untuk membantu menghemat pikiran dan tenaga ketika memulai yang belum tentu semuanya berhasil. Tidak semua rencana atau ide bisnis harus tertulis, tetapi hal-hal yang potensial dari bisnis mana yang sedang berkembang dan dapat bertahan lama.

3. Observasi / Penelitian
Lakukan observasi terhadap ide bisnis yang telah dirangkum dan disusun tersebut. Hal ini untuk mengetahui tingkat kesulitan, ancaman serta potensi dan peluang bisnis tersebut, mana yang dapat bertahan lama atau mana yang hanya sekedar musiman saja. Pintar memilah !

4. Memulai Bisnis Ketika Masih Bekerja
Kenapa sebaiknya pada saat masih bekerja?, sebuah bisnis memerlukan proses dan waktu yang cukup panjang, dan selama proses tersebut agar keuangan tidak terganggu untuk menutupi beban biaya sehari-hari. Pada waktu masih bekerja, beban tersebut akan dapat ditutupi oleh pendapatan bekerja. Tetapi, hal ini membutuhkan sebuah profesionalitas dalam bekerja agar tidak mengganggu kinerja kita sendiri. Harus pintar membagi waktu antara bisnis dan pekerjaan. Semua ini ada waktu tambahan dan ketekunan. Harus ada yang dikorbankan dalam hal ini.

5. Bentuk Sistem Yang Profesional
Untuk menunjang bisnis agar dapat bertahan, diperlukan sebuah sistem yang jelas dan terarah. Sebuah bisnis harus mempunyai Visi dan Misi, sistem administrasi yang jelas serta identitas usaha seperti: Kartu nama, Alamat, Nomor telpon, Email bisnis dan Website / situs usaha. Mintalah bimbingan mentor yang profesional dibidang untuk konsultasi membentuk sistem ini. Perlu diingat, profesional sebuah usaha bisa dilihat dari sistemnya, apakah sistemnya bagus atau buruk akan mempengaruhi image dari bisnis itu sendiri.

6. Mengetahui Hukum & Pajak
Seorang pebisnis harus mengetahui minimal sedikit mengenai hukum-hukum dan perpajakan. Hal ini untuk mencegah permasalahan yang akan terjadi dimasa yang akan datang. Karena seiring meningkat dan majunya bisnis kita akan mempengaruhi pendapatan dan kewajiban pajak. Dengan mengetahui hukum dan perpajakan, maka bisnis kita akan dapat berjalan sesuai dengan undang-undang yang berlaku.


10 Desember 2015

Pentingnya Meng-Analisa Pesaing Bisnis



Dalam dunia bisnis, mengetahui perkembangan pasar dan segala sesuatunya tentang kompetitor merupakan hal yang wajib dilakukan oleh seorang pebisnis.
Hal ini bertujuan untuk menganalisa bisnis serta keberadaan bisnis tersebut dalam sebuah persaingan. Juga, untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan bisnis itu sendiri di pasaran.
Untuk itu, ada beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mempelajari tentang pesaing bisnis kita agar lebih kompetitif di pasaran.

1. Mempelajari Perkembangan Kompetitor
Dengan mempelajari perkembangan pesaing bisnis kita, akan dapat mengetahui kekuatan pesaing itu sendiri. Seberapa kuat mereka atau hanya berada pada level yang biasa. Dari sini, kita akan dapat memaksimalkan kinerja bisnis kita sendiri.

2. Menjadi 'Consumers Competitor'
Menjadi member atau konsumen kompetitor adalah salah satu trik jitu untuk mengetahui sistem pelayanan dan kualitas produk pesaing. Bagaimana cara mereka menanggapi keluhan pelanggan, apakah cepat, baik, responsif. Hal ini akan menjadi tolak ukur bisnis kita sendiri agar dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan keinginan pelanggan.

3. Melacak Perkembangan  Teknologi Kompetitor
Perkembangan dunia bisnis dalam era digital sekarang ini mengalami perkembangan yang sangat pesat. Kehadiran media sosial dan lain-lainnya menuntut para pelaku bisnis untuk selalu up to date dalam menerapkan sistem marketingnya.
Dengan mempelajari teknologi apa yang digunakan oleh pesaing dan bagaimana mereka mengembangkan sistem teknologi mereka, maka kita akan dapat melakukan 'balance' kekuatan kita bisnis sendiri.

4. Melakukan Analisis Tentang Respon Pelanggan.
Penting untuk melihat dan merasakan bisnis secara langsung, dan hal penting lainnya adalah melakukan analisa terhadap respon pelanggan. Bisnis kkita harus dapat menerjemahkan apa yang di katakan pelanggan mengenai pelayanan, kualitas, segi harga dengan baik.

5. Mempelajari Komentar Kompetitor di Internet
Melihat dan memantau perkembangan kompetitor lewat jaringan internet tentang komentar-komentar serta produk-produk apa yang akan ditawarkan oleh pesaing terhadap konsumennya merupakan salah satu trik yang penting untuk dipelajari. Hal ini berguna untuk menjadi patokan seberapa jauh target dan suksesnya bisnis kita sendiri.








sumber : laruno.com

8 Desember 2015

Strategi Marketing Secara Jitu & Sederhana

Taktik dan strategi dunia marketing sudah banyak dibahas oleh pakar-pakar marketer, secara online maupun offline. Namun dari sekian banyak trik-trik marketing tersebut tidak semua orang dapat mengambil manfaat dan keuntungan dari tips-tips yang menjadi pedoman dalam teori pemasaran itu.
Kita coba membahas cara sederhana dalam menerapkan langkah marketing tetapi merupakan kunci dari sekian banyaknya strategi marketing.

1. Mempunyai 'Marketing Plan'.
Langkah awal dalam pengembangan pemasaran, kita harus mempunyai sebuah strategi dan langkah-langkah yang terangkum dalam sebuah dokumen tertulis untuk dijadikan pedoman dan rules dalam eksekusi rencana. Dan, pastikan semua anggota tim yang terlibat bisa menyerap dan mengerti arahan perusahaan.

2. Mengenali Pelanggan.
Mengenal pelanggan dengan baik merupakan langkah terpenting dalam proses pemasaran. Jalin komunikasi yang baik dengan pelanggan secara teratur, karena semakin akurat informasi yang didapat dari pelanggan maka akan semakin efektif untuk sampai ke penjualan.

3. Service dan Rancang Produk.
Rancang dan presentasikan produk terhadap pelanggan sesuai dengan keinginan mereka. Kita harus memastikan service atau produk yang kita miliki sudah memenuhi kriteria yang diinginkan pelanggan. Mulai dari packaging untuk promosi.

4. Rancangan Iklan Bertarget dan Komunikasi Pelanggan.
Menempatkan beberapa iklan itu tidak cukup untuk mendapatkan perhatian dari pelanggan karena perlu diketahui bahwa rata-rata orang mendapatkan promosi dari berbagai produk dalam satu hari bisa mencapai 5-10 kali, baik melalui sms, Blackberry, whatsApp dan jejaring sosial lainnya. Untuk itu, diperlukan sebuah kemasan promosi yang unik untuk dapat menarik perhatian pelanggan.

5. Menjaga Kebersihan & Kerapihan Tempat Usaha.
Poin yang satu ini merupakan hal yang sepele namun dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap penilaian pelanggan. Filosofi mengatakan bahwa Kantor atau tempat usaha yang rapi mencerminkan seberapa hebat perusahaan tersebut. Tatanan kantor yang rapi akan memberikan penilaian yang positif dan memberikan kenyamanan bagi pelanggan.

6. Menanggapi Komplain Pelanggan dengan Baik.
Terkadang dalam memberikan pelayanan terhadap pelanggan tidak selalu berjalan mulus atau tanpa masalah, tetapi hal yang terpenting adalah menanggapi komplain atau permasalahan dari pelanggan yang responsif dan baik sangat utama. Jangan biarkan atau menganggap sepele permasalahan pelanggan. Apalagi di era digital dan sosial media sekarang ini yang hanya dalam hitungan jam atau hari akan bisa membuat sebuah brand atau nama baik usaha akan jatuh dan tercemar.

7. Mempunyai Strategi Harga.
Harga yang tinggi itu berarti akan mengurangi jumlah penjualan, tetapi bukan berarti harus dengan harga murah. Artinya, jika memang sebuah produk diharuskan untuk dijual tinggi, pertimbangkan untuk memberikan nilai lebih terhadap produk tersebut. Bisa dengan memberikan bonus, gift dan lain-lain. Harga jual jangan hanya terpaku oleh perhitungan Harga pokok + Margin. Putuskan apa yang ingin di dapat dengan meningkatkan harga.

8. Pelayanan & Efisiensi.
Proses menjalankan bisnis sama pentingnya dengan produk itu sendiri.Pastikan proses pengiriman yang cepat, perlakukan pelanggan dengan sopan, berikan senyuman. kejutan dan kenyamanan akan membuat pelanggan senang. Faktor word of mouth juga merupakan alat yang kuat dalam penjualan. Gunakan pendekatan emosional dan rasional argumen untuk mendemontrasikan penjualan.

9. Investasi dengan Karyawan Sendiri.
Staf dan Karyawan merupakan sebuah aset. Berikan mereka motivasi dan training agar dapat melakukan pekerjaan dengan baik, berikan peralatan yang dibutuhkan. Pastikan mereka mengerti dengan pekerjaannya, berikan penghargaan. jika mereka bisa bekerja bersama sebagai tim yang handal maka dipastikan penjualanpun akan meningkat.








sumber: marketing.co.id

7 Desember 2015

Kiat Memasarkan Produk Kepada Konsumen Yang Kritis

Konsumen Cerdas
Perilaku konsumen di era sekarang ini cenderung berubah, mulai kritis dan lebih cerdas dalam memilih sebuah produk. Bukan hanya dari segi merk / brand, kualitas, harga tetapi sekarang ini mulai mempertimbangkan nilai lain dibalik pilihan sebuah produk, yaitu nilai etika lingkungan dan kemanusiaan.
Misalnya: apakah produk tersebut ramah lingkungan, memberikan kebaikan, dan lain-lainnya. Konsumen dengan tipe perilaku seperti ini menuntut pelaku bisnis untuk melakukan strategi pemasaran ke level yang lebih baik.

Seperti dikutip dari marketing.co.id , berdasarkan hasil studi 'Cone Communication' 2013 Echo Global CSR, 91% konsumen di seluruh dunia cenderung akan berpindah dari satu merk ke merk lain yang melekatkan tujuan baik (good cause) terhadap produk mereka. 
Survey lainnya dari Nielsen menunjukkan 46% dari 28.000 responden online dari 56 negara di seluruh dunia mengatakan bahwa mereka mau membayar lebih untuk produk dan layanan dari perusahaan yang melaksanakan program untuk sosial.

Berdasarkan survey diatas, tugas dari pebisnis dan marketingnya untuk melakukan trik-trik pemasaran yang tepat terhadap konsumen yang memiliki kesadaran semacam ini.

SAMPAIKAN KONDISI PERMASALAHAN. Jangan ragu untuk menjelaskan apa permasalahan yang terjadi dalam industri yang kita geluti dan bagaimana mengatasinya. Titah Septyana, CEO dan salah seorang Founder Agriwira, bisnis dibidang pertanian organik khususnya beras hitam organk premium dengan brand NUTRICE nya tidak menjelaskan kepada konsumennya bahwa produknya di budi dayakan dan diproses secara ramah lingkungan dan dibeli dengan harga yang pantas dari petani.
Dengan penjelasan tersebut diharapkan akan tercipta hubungan emosional dengan konsumen. Karena ada kalanya konsumen tidak selalu membeli karena harga, tetapi juga dari segi kualitas dan nilai kebaikan di balik sebuah brand.

TRANSPARANSI & EDUKASI. Bisnis punya tanggung jawab untuk menyediakan segala informasi yang dibutuhkan oleh konsumen. Apalagi di era media sosial sekarang ini menuntut sebuah bisnis lebih transparan. Contohnya bila bisnis Anda bergerak dibidang busana, maka kewajiban bisnis tersebut harus menyampaikan kepada konsumen seperti: sizing, material fabric, komposisi bahannya, boleh di cuci manual atau harus laundry, dan lain-lain. Hal ini akan dapat mengubah pikiran konsumen untuk memutuskan pembelian dengan baik.

LAKUKAN DOKUMENTASI VIDEO. Brand yang sukses selalu mengemban dan melaksanakan misi dalam kegiatannya. Tunjukan lewat video kepada konsumen beberapa kegiatan sehari-hari bisnis yang menunjukan hal tersebut.

PENJUALAN LANGSUNG. Lakukan penjualan langsung kepada konsumen. Untuk dapat bersaing harga di pasaran, bisnis Anda harus melakukan pencarian sumber produk yang lebih menghemat biaya produksi. Misalnya dalam bisnis busana, pelaku usaha bisa melakukan pendekatan ke pabrik langsung untuk memproduksi material bahan.

POSTING ULASAN TANPA FILTER. Keberadaan ulasan konsumen yang otentik dan tanpa filter sangat penting untuk menciptakan user experience, terutama bagi brand yang memiliki konsumen yang menuntut transparansi tinggi. Tak bisa dipungkiri bahwa ulasan yang otentik dari sesama konsumen lebih mereka percayai.






5 Desember 2015

Hindari Kesalahan Umum ini dalam membuat Rencana Bisnis

Ketika memulai sebuah bisnis ataupun bisnis yang sudah berjalan, kita terkadang melupakan hal-hal yang sepele dalam perencanaan 'project' ,namun cukup fatal dalam dunia usaha.
Seperti dikutip dari marketing.co.id , berikut ini beberapa kesalahan umum yang terjadi dalam memulai bisnis.

RENCANA BISNIS TIDAK DITULIS. ini adalah kesalahan yang paling umum dilakukan usahawan ketika membuat rencana bisnis.
Benjamin Franklin salah seorang tokoh pemimpin revolusi Amerika yang juga seorang penemu, penerbit dan sekaligus pengarang pernah mengatakan: 'If you fail to plan, you are planning to fail'. Dunia bisnis bukan dunia sejarah yang cukup dalam hapalan, dunia bisnis adalah dunia yang penuh hitung-hitungan, salah perhitungan akan berakibat fatal.
Banyak kegagalan dalam hampir setiap bisnis diakibatkan karena tanpa rencana yang tertulis. Untuk itu, sebaiknya dalam memulai bisnis harus dibuat round down kerja yang terencana.

TUJUAN BISNIS TIDAK JELAS. Pada dasarnya sebuah rencana bisnis adalah solusi untuk masalah, masalah yang akan mengubah visi & misi dari bisnis yang sukses menjadi kenyataan. Tanpa Visi & Misi yang jelas, sebuah usaha/bisnis akan mengalami kebangkrutan.

MODEL BISNIS TIDAK JELAS. Sebuah bisnis yang sukses harus membuat keuntungan. Berencana untuk menjual sesuatu bukanlah model bisnis. Model bisnis adalah sebuah bentuk dan rencana untuk menghasilkan pendapatan lebih diatas pengeluaran Anda.

KURANGNYA PENELITIAN. Melakukan riset atau penelitian terhadap bisnis merupakan hal yang wajib. Mulai dari tingkat persaingan, minat & kebutuhan konsumen, sampai dengan perputaran sebuah produk usaha. Tapi di era digital ini, sebuah riset dapat dilakukan via online untuk memudahkan mendapatkan sebuah informasi.

MENGABAIKAN REALITA PASAR. Anda dapat memiliki produk atau pelayanan terbaik untuk dijual, namun akan menjadi masalah jika tidak ada pembeli. Itulah kenyataan pasar yang tidak bisa ditawar. Dibutuhkan sebuah marketing, pengujian produk atau jasa sebelum menjualnya.
Anda perlu mencari tahu siapa kompetitor dan menjelaskan kiat-kiat untuk bersaing  dan memenangkan pasar. Dalam hal ini mempertimbangkan semua kompetisi dan jangan hanya terpaku terhadap satu kompetitor.
Tetapi bukan berarti harus memasukkan semua daftar kompetitor kedalam rencana bisnis dan mengetahui bagaimana Anda akan memenangkan persaingan tetapi harus juga mengenai bagaimana trik-trik akan berhadapan dengan potensi ancaman dari setiap kompetisi.

TIDAK MEMPERSIAPKAN KEUANGAN SECARA DETIL. Ketika Anda menulis rencana keuangan didalam rencana bisnis, Anda perlu memasukkan laporan Rugi-Laba, proyeksi arus kas serta neraca. Untuk itu, perlu mempersiapkan keuangan yang menyeluruh untuk memulai bisnis serta dana cadangan selama satu tahun pertama bisnis berjalan.
     Ada sekurang-kurangnya 2 kesalahan umum dalam menangani keuangan ini dari sebuah usaha.
  1. Tidak realistis terhadap pengeluaran. Banyak orang meremehkan biaya-biaya tak terduga, dan perlu penelitian dan pengaturan yang ketat terhadap keuangan ini untuk mencegah kesalahan.
  2. Terlalu optimis mengenai prospek bisnis baru. Tentu saja kita berharap sebuah bisnis akan berjalan dengan baik, tetapi tidak harus membiarkan optimisme yang tinggi tersebut membuat proyeksi arus kas menjadi membengkak.
ATUR RENCANA BISNIS SETELAH MENULIS
Sebuah rencana bisnis adalah rencana untuk bagaimana bisnis baru akan berhasil. Memperlakukan sebuah dokumen perencanaan bisnis baru yang bergerak melalui start up dan seterusnya, mengedit dan menambahkan jika diperlukan.