December 14, 2015

Mengapa Usaha Bangkrut ?

Sebab-sebab bangkrutnya sebuah perusahaan / usaha disebabkan oleh beberapa faktor. Kita bisa mengelompokkannya menjadi 2 faktor :

1. Faktor INTERNAL

  • Intervensi 'Owner' terhadap Manajemen
Perusahaan yang kuat ditentukan oleh sistem manajemen yang kuat pula. Segala keputusan yang diambil harus diambil dalam rapat manajemen. Namun, jikalau keputusan yang sudah ditetapkan oleh manajemen tersebut sering di 'mentahkan' atau dirubah secara sepihak oleh pemiliknya sendiri akan berakibat tidak baik terhadap jalannya roda sebuah usaha.
  • Manajemen yang tidak Efisien
Pemborosan biaya yang mengakibatkan kerugian manajemen akan mengakibatkan kurangnya laba perusahaan sehingga perusahaan tidak dapat membayarkan kewajiban-kewajibannya. Hal ini disebabkan karena tidak terampilnya manajemen dalam mengontrol pengeluaran usaha.
  • Tidak seimbangnya Modal dengan Hutang-Piutang
Setiap usaha tidak luput dari urusan hutang-piutang. Namun, hutang yang terlalu besar melebihi modal dan piutang yang dimiliki, juga akan berakibat buruk terhadap usaha. Begitu juga piutang yang besar namun tidak lancar pun akan dapat mengakibatkan terhambatnya 'cash flow' perusahaan, sebab banyaknya aktiva yang menganggur karena berkurangnya pendapatan langsung.
  • Kecurangan dalam manajemen
Manajemen merupakan sumber kekuatan dalam menjalankan roda usaha. Jika manajemen dan kontrolnya kuat maka perusahaan tersebut pun akan kuat. Begitupun sebaliknya, jika orang-orang dalam manajemen banyak melakukan kecurangan atau korup, maka bisa dipastikan perusahaan tersebut akan ambruk.

2. Faktor EKSTERNAL
Disamping faktor internal, penyebab bangkrutnya usaha bisa dari sisi faktor Eksternal.
  • Perekonomian Global
Manajemen harus siap mengantisipasi perekonomian global yang berubah dan bahkan cenderung ekstrem. Contohnya berkembangnya  ekonomi Cina yang mengakibatkan tersedotnya kebutuhan bahan baku ke Cina serta kemampuan Cina yang dapat memproduksi produk dengan harga yang murah.
  • Kesulitan Bahan Baku
Terhentinya pasokan bahan baku dari supplier sehingga perusahaan mengalami kesulitan untuk memproduksi.
  • Persaingan Bisnis yang Ketat
Ketatnya persaingan dalam dunia usaha menuntut perusahaan untuk dapat memperbaiki kualitan produk, tingkat pelayanan serta terutama sistem.
  • Debitur yang 'Wanprestasi'
Perusahaan harus mampu mengantisipasi faktor ini. Sering atau terlalu banyaknya debitur-debitur yang "ingkar" dalam pembayaran akan mengganggu  arus kas usaha, sehingga akan menghambat  produksi.



No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...