November 30, 2016

Matsushita Konosuke Pendiri Industri Elektronik

Diantara beberapa nama tokoh Jepang yang berhasil membangun perekonomian negara tersebut, nama Matsushita Konosuke termasuk didalam kelompok tersebut. Konosuke yang lahir pada tahun 1894 di Wakayama, wilayah barat Jepang ini sangat menghormati orang tuanya dan berusaha keras memenuhi pesan sang ayah yang meninggal ketika ia berusia 10 tahun.
Matsushita berhasil membangun kerajaan industrinya hingga mencapai 795 perusahaan dengan 150.000 karyawan. Setelah sukses, Matsushita menulis beberapa buah buku dan majalah. Ia ingin menjabarkan gagasan-gagasannya untuk dapat dapat dipahami oleh masyarakat Jepang. Ia juga mengumpulkan pemuda-pemudi Jepang yang berbakat untuk dididik dan dipersiapkan sebagai generasi penerus Jepang di masa yang akan datang.
     Pandangan Matsushita terhadap para karyawan memang berbeda dengan pengusaha lainnya. Ia menganggap karyawan yang pandai akan mampu menghasilkan produk yang bermutu. Keyakinan ini diambil dari ajaran Bushido yang menyatakan bahwa kita tidak boleh menyerang orang yang tidak bersenjata.
kemampuan utama yang paling mendukung usahanya adalah kelihaiannya dalam meramalkan penjualan dan keuntungan yang akan diperoleh. Bahkan kemampuannya dalam meramalkan daya tampung pasar, jarang meleset. Bermodalkan kemauan yang keras dan pengalaman, Matsushita mampu membangun industri yang besar. Konosuke dapat sukses meski ia tidak pernah menyelesaikan pendidikannya. Suksesnya karena kerja keras. Seperti layaknya pengusaha lain, konosuke selalu berusaha bekerja keras dan berusaha untuk tetap konsisten dengan filosofi bisnisnya. Itu pula yang merupakan salah satu faktor keberhasilannya.
     Bakat utama yang menentukan keunggulan konosuke adalah kemampuannya dalam mengorganisasi jaringan subkontraktor, memproduksi barang yang menghasilkan laba berlipat dan dapat dengan cepat memproduksi barang baru sebagai pengganti barang yang lama. Dengan keunggulan itu pula, Konosuke mampu mendirikan perusahaan Matsushita Electronics Company, yang kemudian berkembang menjadi industri raksasa.


dari berbagai sumber

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...