February 12, 2020

Cara Praktis Merubah Kebiasaan Buruk Menjadi Produktif

Berikut saya mencoba memaparkan beberapa tips-tips praktis untuk merubah kebiasaan yang 'buruk' menjadi produktif, proaktif dan progresif, apa saja?:

Lakukan Relaksasi Mendalam
Musuh terbesar yang mungkin akan dihadapi dalam perjalanan menggapai impian adalah perasaan tertekan atau stres. Melakukan relaksasi adalah cara untuk menghilangkannya. Stres jika tidak segera diatasi maka akan menumpuk dan akan membuat diri makin tertekan, dengan demikian akan mengakibatkan hal yang sudah direncanakan akan menjadi berantakan dan tidak bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki. Sebaliknya, pada waktu kita rileks segala sesuatunya akan lebih terkendali. Kita akan bisa melaksanakan aktivitas dengan lebih baik dan membuat lebih produktif.

Ciptakan Citra Diri Yang Ideal
Gambaran diri adalah persepsi kita tentang diri sendiri. Misalnya orang seperti apa kita, bagaimana menilai diri, kemampuan dan karakter. Pada dasarnya citra diri merupakan mental blue print, hal ini merupakan aspek yang kuat sehingga dapat mempengaruhi diri dalam bertindak, mengambil keputusan dan bertingkah laku. Persepsi negatif tentang diri sendiri merupakan batasan yang dapat menghalangi kita untuk meraih lebih dalam tentang kehidupan. Seberapa sering kita berkata: "Saya tidak bisa", "Saya Malu", "Saya tidak percaya diri", atau "Saya tidak berbakat dalam bidang itu". Jika ingin sukses, kita harus mengganti pikiran negatif tersebut dengan pikiran positif yang baru. Jika ingin lebih percaya diri, tegas pastikan merubah persepsi negatif tersebut terlebih dahulu.

Berdamai Dengan Kekecewaan
Hidup terkadang penuh dengan kekecewaan, beberapa lebih besar dari yang lain dan sangat sulit untuk lepas dari perasaan kecewa tersebut. Hal yang terpenting dalam mengatasi kekecewaan adalah bagaimana reaksi kita terhadapnya. Sangat mudah untuk merasa marah, sedih tidak termotivasi dan frustasi setelah kecewa melanda. Oleh sebab itu, ketika rasa frustasi datang, terima saja apa yang sudah terjadi dan akui fakta bahwa memang ada yang salah telah terjadi. Segera ambil kontrol situasi, ubah pikiran dan arahkan untuk mencari solusi dan fokus pada tujuan.

Tenangkan Pikiran Yang Gelisah
Gelisah atau cemas terjadi ketika pikiran terperangkap dalam siklus negatif tak berujungyang disulut oleh emosi dan energi negatif. Banyak orang sulit menghentikan rasa tersebut. Caranya: jangan mencoba untuk menghentikan rasa gelisah atau cemas. Biarkan dia disana tanpa harus dilawan atau ditentang, karena hal itu yang akan membuatnya pergi dan tenang dengan sendirinya.

Jangan Berpikir Berlebihan
Jika mengamati anak kecil yang sedang berlarian bermain, maka kita akan melihat dan menyadari bahwa mereka begitu lepas, tidak satu hal pun yang dicemaskannya, mereka menikmati apa yang ada dan bergembira. Kita terkadang perlu "memposisikan" diri seperti anak kecil tersebut, abaikan pikiran negatif dan nikmati apa yang ada didepan mata dengan penuh syukur serta berhenti untuk berpikir terlalu mendalam.

Buat Skala Prioritas
Belajar untuk mengorganisasi dan memprioritaskan akan sangat berguna, baik bagi kehidupan personal maupun profesional. Dengan membuat jadwal harian untuk tugas-tugas kerja, dan mengikuti daftar  tersebut, maka akan lebih mudah  dan rapi bagi kita untuk menyelesaikan pekerjaan.

Manajemen Waktu Yang Baik
Jika ingin lebih produktif dan menyelesaikan lebh banyak tugas, maka sangat penting untuk memanfaatkan waktu sehari-hari. Pengaturan atau manajemen waktu yang baik adalah tentang memanfaatkan waktu yang dimiliki dan mengalokasikannya dengan optimal. Bekerja dengan maksimal pada waktu-waktu yang menurut kita paling produktif, bekerja dengan tenang dan rileks, dan jauhkan semua yang dapat mengalihkan fokus atau perhatian, seperti game, sosmed dan televisi.

Miliki Mindset Yang Berkembang
Beberapa dari kita mungkin memiliki tipe mindset yang statis dan stagnan, dimana mereka masih mengizinkan pengalaman dimasa lampau membayangi mereka untuk terus merasa kecil. Hal ini yang menjebak dan membuat merasa sulit untuk bergerak maju. Sebelum memulai menghadapi tantangan atau memulai hari, bayangkan diri kita sudah sukses atau berhasil menjalankan rencana, dan dengarkan musik atau hal yang dapat membuat semangat. Selalu memiliki pikiran dan dialog yang positif tentang diri sendiri dalam pikiran. Percaya kepada kemampuan untuk bisa berubah dan berkembang, terbuka dengan kemungkinan dan ide baru yang dapat menggali potensi.

Pengembangan diri sejatinya adalah proses yang akan berlangsung secara terus menerus dalam setiap aspek kehidupan, penting bagi kita untuk terus meng-upgrade diri menjadi versi yang lebih baik dari sebelumnya, bukan dengan membandingkannya dengan kehidupan orang lain.



Semoga bermanfaat.. 


No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...