February 6, 2020

Mengapa Begitu Banyak Orang Tidak Memiliki Tujuan?


Apakah sebagian besar orang memiliki goals (tujuan) dalam hidup? Rasanya tidak. Banyak orang yang pasrah  dan menjalani hidup tanpa arah tujuan yang jelas. Tetapi, banyak pula yang merasa memiliki tujuan dalam hidupnya, namun tujuan hidup ini lebih merupakan mimpi-mimpi yang tidak jelas ujung pangkalnya, tidak spesifik, sehingga tidak menjadi sebuah dorongan kuat yang direalisasikan.
Apakah goals itu penting? Saya yakin semua orang akan menjawab itu penting, ironisnya banyak orang yang merencanakan untuk kegagalan (plan to fail) dan gagal melakukan perencanaan (fail to plan).

Ada beberapa alasan utama yang menyebabkan seseorang tidak memiliki tujuan:
#Pertama : Alasan yang paling mudah yaitu orang tersebut tidak serius.
Setiap kesempatan berbicara dengan orang-orang yang memiliki prestasi yang mengagumkan, saya mendapat kesimpulan bahwa mereka terlebih dahulu bersikap serius terhadap tujuan yang telah dicanangkan. Pernah saya mendapat kesempatan dengan seseorang Top Sales sebuah perusahaan terkemuka dibidang properti pada salah satu seminar tentang 'marketing', saya mengambil kesimpulan bahwa beliau benar-benar serius dengan goals nya untuk menjadi sales person nomor satu di perusahaan nya tersebut. Dia mengatakan,"Saya selalu makan, tidur dan bermimpi dengan target saya...tidak ada yang terlewati tanpa semangat membara untuk membawa diri saya lebih dekat dan lebih dekat lagi dengan kemenangan itu..."

#Kedua : Mereka tidak mengerti tentang pentingnya sebuah Goals-Tujuan-Target.
Diakui atau tidak, banyak diantara kita yang tidak menyadari betapa pentingnya goals dalam hidup. Salah satu fakta yang mempengaruhinya adalah faktor lingkungan. Mereka yang dibesarkan dilingkungan yang biasa membudayakan sebuah 'goals', akan terbiasa melakukan aktivitas nya dengan budaya tersebut, begitu pula sebaliknya.

#Ketiga : Mereka tidak tahu bagaimana cara menentukan Goals.
Menurut saya pribadi, salah satu kelemahan kurikulum pendidikan kita adalah, selama lebih kurang 15 tahun masa pendidikan sekolah tanpa pernah mendapatkan satu jam khusus yang membahas tentang 'goals'. Bayangkan, jika sekolah-sekolah kita memberikan waktu khusus bagi siswa-siswa mereka untuk mendapatkan pelajaran tentang goals dan bagaimana mewujudkannya, maka kelak bangsa kita akan terdiri atas generasi penerus yang tahu arah perjalanan bangsa ini.

#Keempat : Mereka takut akan cemoohan orang lain.
Salah satu sekolah alam di kawasan Jakarta Selatan melarang para guru nya untuk mengatakan kata 'Jangan' kepada para siswa nya, hal ini dimaksudkan agar para siswa dapat bebas mengekspresikan keinginan dan kreativitasnya dalam belajar. Sesungguhnya, kebiasaan buruk lingkungan kita adalah melakukan kritik negatif kepada anak-anak kita, sehingga mereka tumbuh dalam keadaan miskin ide dan takut dicela orang lain. Ketika anak-anak kita melakukan kegagalan, mereka lebih sering mendapatkan celaan dari pada ajakan untuk mempelajari titik kelemahannya. Dari sini, mereka akan takut untuk menyatakan keinginan dan cita-citanya.

#Kelima : Alasan yang paling umum dimiliki seseorang adalah takut akan kegagalan dan takut akan perubahan.
Banyak orang merasa sudah terlanjur kalah sebelum memulai 'perang'. Takut kegagalan merupakan salah satu sebab paling berbahaya dalam perjalanan menuju keberhasilan. Padahal, kegagalan adalah pelajaran paling berharga untuk menuju keberhasilan.


No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...