February 20, 2020

Proses Kreatif Usaha

Salah satu tugas pengusaha, selain punya ketrampilan interpersonal, leadership, dan manajerial, juga harus mampu melakukan tugas kreatif. Kreatifitas adalah unsur penting eksis dan berkembangnya sebuah usaha. Bagi entreprenuer, seolah tiada hari tanpa kreatifitas. Saatnya kita terus kreatif apalagi ditengah-tengah pertumbuhan dunia usaha di Indonesia ini, keragaman usaha maupun jumlah wirausahanya belum sebanyak negara-negara maju lainnya.

Dalam prosesnya, kreatifitas juga membutuhkan konsentrasi. Padahal yang kerap terjadi, saat kita melakukan konsentrasi seringkali menemui jalan buntu, yang mengakibatkan kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan berangsur-angsur menjadi frustasi. Dan, sebenarnya frustasi itu sendiri merupakan bagian dari proses kreatif. Dalam kondisi inilah, sebaiknya kita tidak menyerah dan putus asa, yakini pada saatnya wawasan dan iluminasi akan muncul, kemudian, kita melewati proses kreatif berikutnya, inkubasi atau pengendapan masuk ke dalam alam bawah sadar. Pada saatnya, yaitu kondisi yang tidak disengaja bisa muncul.

Orang kreatif adalah orang yang berani mengambil resiko, hanya tinggal seberapa besar sebenarnya kualitas kreatifitas itu akan mempengaruhi resiko usaha yang dijalankan.

Siapa yang tidak kenal Charlie Chaplin? komedian yang terkenal di era tahun 1920 an sampai 1940an menjadi legenda pada awal-awal kemunculan televisi. 70 tahun kemudian, pada tahun 1990an muncullah seseorang yang berperilaku seperti Charlie Chaplin, yaitu Rowan Atkinson yang dikenal dengan nama Mr. Bean. Begitu suksesnya Rowan Atkinson hingga menyebabkan dia kaya. Rowan tidak melakukan hal yang istimewa, dia hanya melakukan rumus yang disebut ATM: Amati, Tiru, Modifikasi.

Hampir sama dengan yang dilakukan Rowan Atkinson, di Indonesia pada tahun 1970an ada seorang lelaki tua bernama Sosro Wardoyo yang sering mengamati perilaku kebanyakan orang pada pagi hari, yaitu minum teh. Pada saat itu kesukaan orang-orang minum teh panas sambil makan goreng-gorengan atau singkong goreng. Pak Sosro memiliki ide memasukkan teh kedalam botol dan memberi merk atas namanya sendiri yaitu Teh Sosro. Pada saat itu ia dianggap tidak waras oleh orang-orang sekitarnya, tapi semua dianggap angin lalu oleh pak Sosro Wardoyo.
Siapa yang menyangka pada saat ini jika Anda ditanya: Apapun makanannya...Minumannya?...
Anda pasti tau jawabannya

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...