February 4, 2020

Trik Menggunakan Mata Supaya Diterima


Mata bisa membantu Anda dalam dua cara: Pertama, memandang orang lain dan berkata, "Saya percaya diri" dan "Saya tau apa yang sedang saya lakukan".
Jika Anda tidak memandang mata orang lain maka ketika membuat sebuah pernyataan atau membuat permintaan, orang lain akan menganggap Anda menyembunyikan sesuatu, seperti ada ketidak jujuran disitu, atau Anda dianggap lemah.
Jika Anda seorang penakut, ada cara supaya Anda mempunyai kebiasaan memandang mata orang lain. Latihlah memandang mata orang lain hingga menjadi kebiasaan. Selain itu, ada cara selain menggunakan mata Anda ketimbang hanya memandang mata orang lain. Apa yang dikatakan mata menentukan reaksi paling penting orang lain terhadap Anda. Mata adalah cerminan jiwa. Mata selalu berkata jujur mengenai apa yang Anda rasakan disaat apapun, mata seseorang bisa menunjukkan rasa cinta, sebal, benci, takut atau emosi apapun yang sedang dirasakan.

Eksperimen yang mirip akan mengilustrasikan hal ini: Pilih seorang teman untuk membantu Anda menemukan kemampuan ekspresi mata. Pandangi mata teman Anda selama dua atau tiga detik dengan berpikir dalam dan tulus, "Aku cinta kamu" lalu tanyakan apa yang dikatakan mata Anda, teman mungkin akan berkata,"matamu mengatakan kalau kamu menyukai atau mencintaiku", lalu tanpa mengubah ekspresi muka, pandangi teman Anda dengan perasaan benci dan marah, Lalu tanya lagi teman Anda, teman Anda akan mengatakan" Matamu mengatakan kalau kamu tidak suka padaku".

Mata mencerminkan setiap emosi yang Anda rasakan, pahami dan latih poin ini untuk menyampaikan ekspresi lewat mata, Anda harus memikirkan ekspresinya dipikiran. Ingat, mata adalah gambaran jiwa Anda. Tidak ada satu orangpun yang bisa mengubah gambaran mata yang ditunjukkan tanpa terlebih dahulu mengubah cara berpikir. Hanya sedetik atau dua detik yang dibutuhkan untuk mengubah pikiran dan apa yang dikatakan oleh mata. Tapi prosesnya selalu sama, selalu benar.

Anda bisa menggunakan teknik proyeksi sikap dalam pertemuan penting dengan orang lain. Bayangkan situasi ini: Anda tidak suka atasan atau teman Anda, tetapi Anda butuh bantuan darinya. Sebelum Anda meminta, pikirkan beberapa hal yang Anda kagumi tentang orang itu (mungkin kerja kerasnya, bagaimana orang tersebut menghadapi hambatan-hambatan, loyalitas pada stafnya, atau pengetahuannya yang luas), pikirkan sesuatu yang bisa Anda puji, dan Anda akan memperbesar kesempatan permintaan Anda dikabulkan.

Selamat mencoba ..

No comments:

Post a Comment

Silahkan Komentar Disini...